Tapi, Asep berharap bahwa masyarakat Indonesia semakin dewasa dalam menyikapi isu-isu klenik seperti ini. Jangan kemudian mempertontonkan kekerasan atau hal-hal yang tidak baik.
"Menyikapi hal ini pun jangan berlebihan. Menurut saya, sebaiknya kita tampil dengan terdidik, tercerahkan di era modern seperti sekarang. Di sisi lain, kita tetap harus menghormati adanya tradisi atau budaya ini supaya anak muda pun tahu mengenai budaya ini," ujarnya.
"Intinya, kita harus berjalan beriringan. Budaya yang sudah ada di Indonesia jangan kemudian dihilangkan karena itu bagian dari identitas, tapi kita pun memperlihatkan budaya ini dengan terdidik supaya memiliki nilai yang lebih bermakna baik di mata bangsa sendiri maupun negara lain," tambah Asep Kambali.
(Martin Bagya Kertiyasa)