WHO mengingatkan, meskipun dalam masa pandemik, imunisasi penyakit yang bukan Covid tetap harus dijalankan dan dikejar cakupannya, jangan sampai menurun. “Semua pihak baik tenaga kesehatan, pemerintah dan kita sendiri harus bekerjasama untuk hal ini,” ujarnya.
Penurunan cakupan imunisasi menyebabkan ribuan anak berisiko mengalami kenaikan angka kejadian, komplikasi berat, hingga kematian akibat infeksi penyakit menular yang dapat dicegah melalui imunisasi seperti Campak, Gondongan, Rubela, dan Cacar Air. Untuk mencegah hal tersebut, UNICEF, IDAI, dan Kementerian Kesehatan menghimbau agar orang tua melengkapi dan tidak menunda imunisasi buah hatinya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Bersatu Sehatkan Indonesia, Dr. Meta Melvina mengajak para orangtua agar memperhatikan imunisasi anak-anaknya.
“Berpartisipaslah untuk melengkapi imunisasi anak, cari informasi mengenai imunisasi dan membantu orang tua lain untuk peduli kesehatan. Jika lingkungan kita sehat, anak kita pun akan sehat,” paparnya.
Hal ini sesuai dengan tema besar WHO di tahun 2021 dan merupakan upaya meningkatkan kesadaran para orang tua di Indonesia untuk memberikan imunisasi lengkap untuk perlindungan optimal bagi buah hatinya, khususnya di tengah pandemic saat ini.
(Dyah Ratna Meta Novia)