Memang, terang Wamenkes Dante, akibat pandemi Covid-19 target vaksinasi anak lewat imunisasi tidak tercapai. "Angka imunisasi dasar anak turun karena banyak ibu takut membawa anaknya untuk pergi imunisasi di tengah pandemi."
Sebenarnya ibu-ibu, lanjutnya, tak usah takut membawa anak-anaknya untuk imunisasi asalkan mereka mematuhi protokol kesehatan ketat. Hal ini dilakukan dengan menjaga jarak, pakai masker, mencuci tangan saat vaksinasi.
Sementara itu, President Director MSD Indonesia, George Stylianou menjelaskan, imunisasi adalah langkah untuk melindungi generasi mendatang masyarakat Indonesia, terutama saat terjadi pandemi Covid-19. Masyarakat perlu diberikan pemahaman mengenai imunisasi agar 1,5 juta anak di dunia yang meninggal setiap tahun karena Campak, Gondongan, Rubela, Cacar Air bisa dicegah.
“Imunisasi lengkap anak di Indonesia menjadi tanggung jawab bersama untuk memastikan anak-anak kita mendapatkan perlindungan terbaik," ujarnya.
Ketua Dewan Pembina Yayasan Bersatu Sehatkan Indonesia, Prof. DR. Dr. Samsuridjal Djauzi, Sp.PD-KAI, FACP memaparkan, setiap akhir bulan April menjadi Hari Imunisasi Sedunia yang kali ini bertepatan dengan adanya pandemi Covid-19. Cakupan imunisasi baik untuk anak maupun orang dewasa menurun. Padahal penurunan ini pada Beberapa penyakit tertentu bisa menimbulkan outbreak atau kejadian luar biasa.