Amerika Tangguhkan Vaksin Johnson & Johnson Usai Muncul Kasus Serius

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Rabu 14 April 2021 08:37 WIB
Ilustrasi vaksin covid-19. (Foto: Freepik)
Share :

Diagnosis pun keluar, perempuan itu mengalami herniasi otak dan dinyatakan mati otak pada 18 Maret atau sehari setelah dirinya mendatangi rumah sakit.

Menurut laporan NBC Washington, Rabu (14/4/2021), CDC bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) saat ini sedang menyelidiki kasus tersebut. Bahkan secara keseluruhan ada enam kasus serupa di mana masalahnya ada pada terjadinya pembekuan darah tidak lazim usai divaksin pada perempuan berusia 18 hingga 48 tahun.

Di Amerika Serikat sendiri Vaksin Johnson & Johnson sudah disuntikkan sebanyak 6,8 dosis. Sebagian besar laporannya tanpa efek samping atau efek samping ringan.

Baca juga: Kejar Target, Pemerintah Perlu Perbanyak Vaksinasi Keliling 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya