PUSAT Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat mulai menyelidiki laporan kematian seorang perempuan asal Virginia pada Maret lalu usai menjalani vaksinasi covid-19. Kasus ini dilaporkan diduga terkait penggunaan Vaksin Johnson & Johnson.
Laporan tersebut menjelaskan bahwa seorang perempuan berusia 45 tahun mendapat Vaksin Johnson & Johnson pada 6 Maret, kemudian mengalami penurunan kondisi kesehatan yang terus memburuk setiap harinya.
Baca juga: IDI Sebut Vaksin dari China Aman dan Layak, Berikut Pemaparannya
Perempuan yang tidak disebutkan namanya itu lalu mendatangi rumah sakit pada 17 Maret karena kesehatannya makin buruk. Dikatakan dalam laporan tersebut, tubuhnya menjadi kering, sakit kepala yang parah, dan kelemahan tubuh sebelah kiri.