Sebagai informasi tambahan, Kraepelin adalah salah satu tes psikotes kerja yang mulai dikembangkan pada awal abad ke-19. Tes ini dimaksudkan untuk mengukur perhatian seseorang dalam jangka waktu singkat yang sudah ditentukan.
Terdapat 45 jalur angka dengan nominal 0 sampai 9 dalam sebuah lembar tes Kraepelin, juga 60 angka yang disusun vertikal secara acak pada masing-masing jalur.
Peserta tes harus menjumlahkan dua angka terdekat dalam lembar tes tersebut selama waktu yang ditentukan. Tes ini bertujuan untuk mengukur level atensi seseorang dalam jangka waktu tertentu.
(Rizka Diputra)