Jenis plastik umumnya dicantumkan di bagian bawah kemasan berupa logo segitiga berpanah dengan kode 1 hingga 7. Selain itu, tertera pula kode huruf yaitu PET atau PETE, HDPE, PVC atau V, LDPE, PP, PS, dan OTHER.
Berpedoman pada Resin Identification Code (RIC) yang diterbitkan oleh The Society of Plastic Industry (SPI) pada 1988 di Amerika Serikat, jenis plastik yang paling mudah didaur ulang adalah Polyethylene Terephthalate (PET), dengan kode angka 1.
Sementara itu, PET banyak digunakan sebagai bahan baku produk plastik, seperti kemasan botol dan galon air minum karena sifatnya yang unggul, diantaranya berwarna jernih, ringan, mudah dibentuk, tidak mudah pecah, dan mudah didaur ulang. Kemasan plastik yang berbasis PET juga lebih higienis dan aman digunakan.
Perwakilan Tirta Fresindo Jaya (Le Minerale) Ronald Atmadja mengatakan, kini saatnya masyarakat bisa memilah sampah berdasarkan tipenya. Yakni sampah organik, sampah yang bisa didaur ulang, dan sampah residual.
"Mengelola sampah plastik ini juga bisa menggerakkan program Gerakan Ekonomi Sirkular Nasional," pungkasnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)