MAKANAN tradisional Aceh kerap diburu traveler kala liburan ke Serambi Makkah. Hidangan populer kuliner khas Aceh, enggak cuma mi Aceh loh!
Maih ada jenis makanan tradisinal Aceh lainnya yang tak kalah nikmat. Misalnya hidangan ayam tangkap yang gurih, serta kopi Aceh yang telah mendunia.
Dialansir dari berbagai sumber, berikut daftar makanan tradisional Aceh, seperti dirangkum pada Senin (22/3/2021).
Mi Aceh
Hidangan yang satu ini sangat populer. Tidak hanya di Aceh, tetapi juga di kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta dan sekitarnya.
Mi Aceh sendiri merupakan masakan mi pedas khas Aceh yang terdiri dari bahan-bahan mi kuning, daging (kambing atau sapi) atau makanan laut (udang dan ikan). Kemudian dicampur dengan bumbu-bumbu rempah sejenis kari, seledri, daun bawang, dan bawang merah.
Selain itu, Mi Aceh juga mempunyai sejumlah variasi. Mulai dari digoreng kering, ditumis dengan sedikit kuah dan Mi Aceh kuah. Hidangan ini paling enak disajikan bersama emping dan taburan bawang merah.
Baca Juga: Gaya Pramugari Michel Gloria Pakai Hot Pants Seksi, Aduh Imutnya!
Ayam tangkap
Sesuai namanya, ayam tangkap adalah masakan khas Aceh yang terbuat dari bahan utama ayam yang digoreng dengan bumbu rempah-rempah khas. Bumbu yang dipakai untuk mengolah ayam tangkap ini adalah bawang putih, lada, kemiri, garam, dan jahe.
Setelah ayam dibumbui, kemudian digoreng dan dimasukkan daun-daun yang juga akan disajikan bersama ayam, sehingga rasa rempah dedaunan turut meresap ke dalam daging ayam.
Daun-daunan yang biasa dipakai untuk mengolah ayam tangkap adalah daun kari, potongan daun pandan, dan salam koja.
Roti Canai Aceh
Makanan tradisional Aceh yang satu ini mempunyai sentuhan kuliner Arab dan India. Roti canai berbentuk pipih, karena dibuat dengan cara diputar hingga tipis, kemudian dilipat dan dipanggang dengan minyak.
Usut punya usut, roti canai masuk ke Indonesia melalui arus migrasi Muslim India ke Kesultanan Aceh di bagian utara Sumatera sekira abad ke-17. Hidangan roti canai Aceh biasanya disajikan bersama dengan kari daging kambing yang khas.
Kuwah Pliek U
Makanan tradisional Aceh berikutnya adalah kuwah pliek u atau sering disebut sayur pliek u. Masakan ini bercita rasa unik karena terbuat dari bahan dasar ampas dari sisa minyak kelapa tua yang telah melalui proses pemerasan minyak.
Selain itu, makanan ini terdiri dari daun dan buah melinjo, kacang panjang, kacang tanah, daun pepaya, dan daun singkong, rebung kecombrang.
Tak jarang, ada yang menambahkan siput sungai dan ragam sayur-sayuran seperti kacang panjang, pepaya muda dan nangka muda. Untuk memperkuat rasa, hidangan ini diberi asam sunti, belimbing wuluh yang dikeringkan usai dikukus dengan garam.
Kopi Gayo
Dari makanan, mari beralih ke minuman, yaitu kopi. Jika bicara tentang Aceh maka identik dengan kopi yang terkenal di sana, yakni kopi Gayo. Kopi yang satu ini sangat terkenal, tidak hanya dalam negeri tetapi juga luar negeri. Kopi Gayo pada dasarnya adalah varietas kopi arabika yang berasal dari Dataran tinggi Gayo, Aceh Tengah.
Sebagai salah satu varietas kopi unggulan dari Indonesia, kopi Gayo mempunyai cita rasa dan aroma yang unik. Jika Anda pergi ke Aceh, jangan lupa mencicipi dan membawa pulang kopi Gayo sebagai oleh-oleh.
Sanger
Selain kopi Gayo, Aceh juga terkenal dengan kopi Sanger. Ini merupakan campuran kopi hitam, susu kental manis dan gula. Karena itu, sanger disebut memiliki kemiripan dengan kopi susu. Namun, sanger dan kopi susu jelas berbeda, karena sanger memiliki cita rasa yang unik dan legit.
Kopi sanger dapat dihidangkan panas maupun dingin, sesuai selera Anda. Jadi, jika Anda pergi ke Aceh, jangan lupa mencicipi segelas kopi sanger asli Aceh yang dibuat langsung oleh orang Aceh!
(Dewi Kurniasari)