BAGI kita yang tinggal di Indonesia, mungkin sudah biasa membeli dan makan rendang. Ini karena rendang memang makanan asli Nusantara. Makanya, mudah menemukan rendang di mana saja.
Akan tetapi, bagaimana kalau rendang ternyata tidak hanya ditemukan di Indonesia? Nyatanya, rendang sudah "jalan-jalan" ke berbagai belahan dunia, termasuk Benua Eropa.
Baca juga: Penggemar Masakan Padang Ingin Bikin Rendang? Intip Cara Membuatnya
Ya, Junifia Asmara ternyata sudah menjadi pengusaha foodtruck di Prancis dalam kurun waktu yang cukup lama. Ia menjual berbagai masakan khas Indonesia, termasuk rendang.
Dia mengaku ada sedikit perbedaan antara cita rasa yang dihasilkan antara bumbu di Indonesia dan di Prancis, terutama untuk rasa pedasnya. Jadi, rempah-rempah di Indonesia belum tentu ada di Prancis.
Baca juga: Rendang Masih Jadi Makanan Favorit Dunia
"Sebenarnya ada bahan, cuma kalau kayak bumbu pedas gitu banyak juga sih di sini, cuma rasanya jadi beda," ujar Junifia, seperti dikutip kanal YouTube narasi, Selasa (16/3/2021).
Selain itu, ia juga menyesuaikan kuah rendang dengan selera orang Prancis. Jika di Indonesia rendang dibuat cenderung kering dan berwarna hitam, rendang di Prancis dibuat berkuah.
"Rendang di sini enggak bisa kering. Kalau kering, orang sini enggak bisa makannya, harus ada sausnya," terang dia.
Baca juga: Saat Gordon Ramsay, Celebrity Chef Belajar Masak Rendang dari William Wongso hingga Rela Kehujanan
Rendang merupakan makanan yang paling laris yang dijajakan oleh Junifia. Setelah rendang, makanan Indonesia yang tidak kalah laris adalah perkedel jagung.
"Saya sudah dua sampai tiga kali ke sini, makanan yang dipesan biasanya berubah-ubah, tapi paling sering perkedel jagung dan rendang," ujar Cyrielle dan Melanie, pelanggan setia foodtruck Junifia.
(Hantoro)