Ia berharap melalui kegiatan Tour de Koetaradja, tersampaikan pesan bahwa Aceh merupakan daerah wisata unggulan tidak hanya alam dan budayanya, namun juga kegiatan yang dihadirkan melalui spirit "The Light of Aceh".
Ia mengatakan road bike dipandang memiliki peluang besar untuk menggaet peminat, mengingat antusiasme masyarakat bersepeda meningkat pesat selama pandemi COVID-19.
Kepala Bidang Pemasaran Rahmadhani menambahkan popularitas wisata olahraga sepeda meningkat pesat di masa pandemi COVID-19.
Ia mengatakan peserta Tour de Koetaradja diberikan jersey, kaos kaki, cycling cap, suplemen strive dan untuk protokol kesehatan (prokes), peserta diwajibkan membawa surat keterangan negatif rapid antigen.
Panitia juga menyediakan wastafel, hand sanitizer dan wajib menggunakan masker.
(Salman Mardira)