Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo (BOPLBF) Shana Fatina mengatakan, program aksilirasi subsektor musik ini adalah bentuk inovasi dari produk budaya bermusik yang sudah dimiliki oleh destinasi Labuan Bajo-Flores.
Program ini memang hanya diterapkan di Labuan Bajo, dalam rangka mendukung Labuan Bajo sebagai kawasan destinasi super prioritas (DSP) yang diharapkan oleh Presiden Joko Widodo.
"Harapannya, inkubasi ini akan menghasilkan produk musik berkelas yang pada akhirnya orang mengenal Labuan Bajo bukan cuma komodo dan destinasi wisatanya, namun atraksi budaya seperti musik yang ditampilkan juga tentunya memesona," kata Shana.
Program ini juga didesain untuk memanjakan wisatawan yang datang, mulai dari indra penglihatan sampai dengan indra pendengaran, yang tentu saja walaupun dengan musik kreatif pariwisata di Labuan Bajo juga akan tetap berkelas.
Sehingga diharapkan citra Flores sebagai "The Singing Society" akan teras sejak pertama kali wisatawan menginjakkan kakinya ke Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.
Secara keseluruhan, Aksilirasi juga dapat media media transformasi sumber daya manusia di wilayah itu untuk menjadi aktor utama membangun destinasi pariwisata yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
(Salman Mardira)