Ia membuat tempe dengan bentuk emoji untuk menarik perhatian anak-anak agar tertarik makan tempe. Nastain juga sempat menceritakan ide awal memproduksi tempe berbentuk emoji.
Ia mengatakan, anak-anak sekarang sudah jarang menyukai tempe, hingga akhirnya membuat Nastain harus berpikir keras untuk mencari inspirasi lain dalam menjual tempe ini.
Pada akhirnya, Nastain mendapat ide untuk membuat berbagai bentuk unik, dan dapatlah ide untuk membuat bentuk emoji 'smile' dan emoji 'love'.
Ia sukses menjalankan bisnis tempe dengan kreasi emoji sejak September tahun lalu. Pemasaran utama dilakukan melalui media sosial seperti Facebook hingga WhatsApp, selain itu, ia juga menggunakan teknik penjualan manual dari mulut ke mulut para pelanggan yang biasa membeli tempenya tiap hari. Seru ya!
(Dyah Ratna Meta Novia)