"Beberapa maskapai penerbangan pun ikut menghindari menerima panggilan dari Airbus yang memberi tahu bahwa pesawat baru yang mereka pesan sebelum wabah pandemi telah siap," tutur Faury.
Lantaran situasi belum pasti, Airbus belum berencana meningkatkan pengiriman pesawat tahun ini. Penurunan permintaan menyebabkan sekira 100 unit pesawat siap pakai justru terparkir alias 'menganggur' begitu saja di pabrik. Bahkan, saham Airbus dilaporkan turun lebih dari tiga persen di awal perdagangan.
(Rizka Diputra)