"Karena pendidikan rendah, akibatnya penghasilan pun rendah sehingga tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan anaknya. Akibatnya, anak tersebut akan berisiko terkena stunting," tuturnya.
Disisi lain, psikologi dan biologis remaja belum siap untuk melahirkan dan mengurus seorang anak. Akibatnya, kemungkinan sang ibu meninggal saat melahirkan sangat tinggi.
"Anak itu seharusnya diasuh, dengan melakukan perkawinan anak, mereka dipaksa untuk mengasuh. Ini dapat berakibat pada kesalahan pola asuh yang nantinya akan mempengaruhi psikologis antara orangtua dan anaknya," ujarnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)