Belum dikonfirmasi apakah pengurangan dua pertiga dalam antibodi penetral akan membuat vaksin menjadi tidak efektif melawan varian yang lebih menular. Namun, peneliti Pei-Yong Shi mengatakan vaksin Pfizer sejatinya dapat melindungi pasien dari varian virus Covid Afrika Selatan.
“Kami tidak tahu berapa angka netralisasi minimum. Kami tidak memiliki garis batas,” kata Shi.
Awal bulan ini, sebuah penelitian menunjukkan vaksin Pfizer Covid berhasil bekerja secara efektif melawan varian Afrika Selatan. Hal itu terjadi setelah dilakukan penelitian terpisah yang menemukan suntikan Oxfod/AstraZeneca tidak dapat memblokir penyakit ringan dari mutas.
Tetapi dalam sebuah penelitian kecil di Amerika Serikat yang diterbitkan bulan lalu, para ilmuwan melihat bukti bahwa virus mutasi itu dapat dihentikan oleh vaksin Pfizer/BioNTech.
(Martin Bagya Kertiyasa)