Tak Ampuh Lawan Mutasi Covid-19 Afsel, Pfizer Pertimbangkan Vaksin Versi Baru

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis
Jum'at 19 Februari 2021 06:42 WIB
Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)
Share :

PARA ahli memperingatkan bahwa varian covid-19 Afrika Selatan dapat mengurangi perlindungan yang ditawarkan oleh vaksin Pfizer. Hal ini berdasarkan studi terbaru yang menemukan terjadinya sebuah strain (regangan) hingga membuat kinerja vaksin kurang efektif.

Melansir The Sun, temuan ini telah diketahui oleh pihak Pfizer/BionTech. Namun, mereka belum dapat memastikan apakah efektifitas vaksin mereka benar-benar tidak dapat bekerja melawan mutasi virus Covid-19 Afrika Selatan yang menyebar dengan cepat.

Seperti diketahui, di Afrika Selatan, varian Covid B.1.351 muncul secara individual setelah bermutasi dari strain Kent Inggris yang dikenal dengan istilah B.1.1.7. Strain Afrika Selatan dilaporkan lebih cepat menyebar sekira 60-70% dari strain aslinya.

Berdasarkan penelitian yang diterbitkan oleh New England Journal of Medicine (NEJM), strain Afrika Selatan sebetulnya dapat dinetralkan dengan vaksin. Kendati demikian, tidak ada bukti bahwa varian terbaru ini dapat mengurangi perlindungan vaksin.

Buntut dari penemuan tersebut, Pihak Pfizer dikabarkan sedang dalam pembicaraan untuk membuat versi terbaru dari vaksin mRNA mereka. Mereka tengah melakukan penelitian menggunakan virus yang telah direkayasa dan telah disuntikan kepada sejumlah penerima vaksin.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya