Secara data statistik, disebutkan lebih lanjut ada 96 persen dari anggota AAFPRS yang disurvei mengatakan bahwa tidak harus pergi ke kantor selama masa pemulihan pasca-operasi plastik, jadi faktor yang signifikan alasan banyak orang menjalani operasi plastik wajah selama masa pandemi ini.
“Sekarang tidak ada lagi keraguan soal proses pemulihan pasca-operasi karena sebagian besar pasien bekerja dari rumah dan masih dapat melakukan pekerjaan penuh waktu mereka,” ujar Dokter David Shafer, Ahli Bedah Plastik bersertifikat di New York. Wah, sungguh alasan yang mengejutkan ya?
Dokter David menambahkan, karena lebih fleksibel di masa pemulihan usai menjalani operasi. Akhirnya, banyak orang semakin yakin untuk melakoni prosedur bedah yang lebih invasif.
“Maka dari itu, banyak pasien yang datang untuk menjalani prosedur yang lebih invasif, yang mana selama sementara waktu ini sudah mereka tunda. Contohnya, pengencangan pipi, pembesaran dagu, dan sedot lemak di bagian wajah,” tambah dokter David Shafer.
(Dyah Ratna Meta Novia)