Sekadar informasi, pembuatan GeNose merupakan kolaborasi antara UGM, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), Badan Intelijen Negara (BIN), dan sejumlah pihak swasta. Pemerintah melalui Kementerian Riset dan Teknologi serta Badan Riset dan Inovasi Nasional sangat mendukung adanya terobosan teknologi ini.
Melalui embusan napas, GeNose bekerja secara cepat mendeteksi volatile organic compound (VOC) yang terbentuk karena adanya infeksi covid-19 yang keluar bersama napas seseorang.
Napas akan diambil dan diidentifikasi melalui sensor-sensor yang kemudian datanya diolah dengan bantuan kecerdasan artificial intelligence (AI) untuk pendeteksian dan pengambilan keputusan. Oleh karena itu, alat ini sangat cepat dan akurat untuk mendeteksi adanya virus Covid1-19.
(Martin Bagya Kertiyasa)