Jika hasilnya negatif, maka dalam tempo 3 hari bisa digunakan di seluruh stasiun keberangkatan Kereta Api jarak jauh. Sedangkan jika hasilnya positif, calon penumpang tidak diperbolehkan naik Kereta Api dan bea tiket akan dikembalikan penuh.
Peneliti GeNose, dr Dian K Nurputra MSc PhD SpA, mengatakan GeNose pada dasarnya adalah alat berbasis artificial inteligence (AI) yang menggunakan database untuk membaca suatu data.
Menurutnya, dengan semakin banyak orang yang dites, maka akan makin pintar alat ini. Lebih lanjut ia mengatakan, GeNose juga akan terus mendapat pembaruan layaknya sebuah smartphone agar dapat melakukan pemeriksaan dengan tingkat akurasi yang lebih baik.
(Martin Bagya Kertiyasa)