Selain menampilkan kolaborasi dari dua negara, event ini bertujuan untuk menemukan gaya ballet berbicara tentang budaya indonesia yang dinamis yang dapat memperkaya dunia tari ballet dan tradisi Indonesia.
Program yang awalnya berjudul ‘Jawa Ballet: Merajut Harmoni Keberagaman’ ini melibatkan 8 penari (4 penari ballet dan 4 penari jawa) yang mengeksplor gerakan ballet sekaligus bertukar ilmu dan pemahaman tentang dua tarian yang berbeda.
Program ini turut didukung Australia – Indonesia Institute yang menyatukan koreografer tradisional Batara Saverigadi Dewandoro (Swargaloka), Mariska Febriyani–penari ballet di Jakarta dan koreografer terkenal Indonesa-Australia, Melanie Lane.
Acara yang akan ditampilkan adalah hasil eksplorasi dan diskusi terbuka dengan para seniman senior Jawa, balet dan kontemporer dari dalam dan luar negeri.
Ingin tahu lebih lanjut tentang first class Lifestyle, silakan klik HighEnd-Magazine.
(Martin Bagya Kertiyasa)