Nisa kaget dan panik, namun saat melihat sekitar dan saat itu masih siang, Nisa tetap berpikiran positif dan meyakinkan dirinya bahwa tak akan ada yang mengganggu dirinya.
“Tapi perasaan dia semakin lama semakin nggak enak dan dia pengen bangun dari tempat tidurnya. Tapi pas dia berusaha bangun dia nggak bisa. Sampai Nisa mukul-mukul tangannya di udara gitu tapi kayak nggak bisa ngeluarin suara gitu,” ungkap Yunda
Baca Juga: Kisah Pramugari Antar Makanan ke Penumpang Tak Kasat Mata di Kursi 22A
Setelah beberapa menit sambil berdoa, Nisa akhirnya dapat bergerak dan bernapas dengan normal Kembali. Meskipun telah kembali seperti semula, Nisa masih sangat ketakutan dan terus menerus berdoa. Ingin mencoba untuk tidur tetapi tidak bisa sampai jam untuk kembali ke negara asalnya tiba.
“Dia sama sekali nggak bisa tidur, dan alhasil selama penerbangan dari Singapura ke negara home basenya, dia benar-benar kerasa capek banget," pungkas Nisa.
(Dewi Kurniasari)