Semakin tinggi formasi tekanan, maka semakin jauh ke selatan udara dapat bergerak. Namun, sebuah laporan dari Global Citizen menyatakan bahwa perubahan pola cuaca global juga dapat menjadi efek dari pemanasan global dan perubahan iklim.
"Situasi seperti itu, termasuk hujan salju di Sahara, musim dingin yang lama di Amerika Utara, cuaca yang sangat hangat di bagian Eropa Rusia, dan hujan berkelanjutan yang memicu banjir di negara-negara Eropa Barat, telah sering terjadi," ungkap Kepala Layanan Federal Rusia untuk Hidrometeorologi dan Pemantauan Lingkungan, Roman Vilfand.
(Foto: Instagram/@kaaarimo)
Menurut laporan NY Post, para peneliti yang mempelajari perubahan curah hujan di wilayah Sahara, menemukan perubahan iklim telah menyebabkan perubahan suhu pada gurun yang signifikan selama seabad terakhir.
Suhu tahunan rata-rata pada gurun sekitar 30 derajat Celsius, sedangkan suhu terpanas yang pernah tercatat adalah 58 derajat Celsius. Adapun Januari, ialah salah satu bulan terdingin di Ain Sefra, dengan suhu rata-rata 14 derajart Celsius.
(Rizka Diputra)