PESAWAT menjadi jenis transportasi paling cepat untuk bepergian ke luar kota atau luar negeri. Beberapa industri penerbangan pun menyandang status sebagai maskapai penerbangan termahal di dunia, dengan menawarkan fasilitas dan layanan yang mewah.
Ada harga tinggi yang harus dibayar untuk merasakan bepergian menggunakan maskapai termahal di dunia. Anda akan mendapatkan keamanan dan kenyamanan yang lebih.
Pada kelas satu, tersedia ruang khusus untuk menjaga privasi penumpang pesawat. Fasilitas nan mewah juga diperoleh melalui kelas bisnis dengan ruang pertemuan yang dapat digunakan selama penerbangan.
Berikut ini 12 maskapai termahal di dunia yang Okezone rangkum dari Marketing91, Jumat (15/1/2021).
Baca Juga: Cerita Pilot Senior Edward Limbong Terbang ke Manado saat Cuaca Buruk
Etihad Airways
Etihad Airways memiliki perbedaan sebagai maskapai termahal karena penerbangan komersial yang menghubungkan dua kota internasional New York di Amerika Serikat dan Mumbai di India melalui Abu Dhabi. Harga tiketnya US$38.000 atau sekira Rp532 juta untuk sekali perjalanan.
Fasilitas mewah untuk para pemegang tiket kelas satu meliputi suite yang dipartisi dan layar televisi berukuran 23 inci. Anda juga dapat menikmati mini bar yang disediakan. Harga tiket maskapai termahal ini sudah termasuk private lounge, check-in dan chauffeuring dari dan ke bandara.
Lufthansa Airlines
Lufthansa Airlines dikenal sebagai maskapai termahal di dunia dengan fasilitas yang menakjubkan. Jika Anda bepergian dari New York ke Hong Kong, tiket pulang-pergi yang perlu dibayar seharga US$43.000 atau Rp602 juta untuk kelas satu, dengan asumsi kurs Rp14.000 per dolar AS.
Maskapai asal Jerman ini mempekerjakan kru asisten pribadi yang akan mendampingi perjalanan Anda. Layanan yang ditawarkan, seperti memasangkan pelembab udara dalam penerbangan, menyediakan perlengkapan mandi, dan makanan paling menakjubkan di pesawat. Kemewahannya luar biasa, membuat penumpang diperlakukan seperti bangsawan sepanjang perjalanan.
Singapore Airlines
Singapore Airlines identik dengan kemewahan dan layanan premium. Maskapai asal Singapura ini memenangkan penghargaan tertinggi sebagai World’s Best Cabin Crew, World’s Best First Class, Best Airline in Asia, dan World’s Best First Class Seat dalam penghargaan World’s Best Airline 2019.
Maskapai ini terbang ke 32 negara dan 62 tujuan di 5 benua. Anda perlu membayar S$23.000 atau setara Rp230 juta, dengan asumsi kurs Rp10.000 per dolar Singapura untuk kelas suite pada penerbangan Airbus A380. Setiap kabin dilengkapi pintu geser dan tirai jendela untuk privasi, kursi berbahan kulit, tempat tidur terpisah, dan TV LCD. Penumpang juga dapat menikmati santapan mewah dari seluruh dunia.
Cathay Pacific Airways
Cathay Pacific Airways terkenal dengan kenyamanan dan kemewahan. Maskapai asal Hongkong ini juga beberapa kali dianugerahi gelar World’s Best Airline. Sebuah tiket untuk perjalanan pulang-pergi dari Hong Kong ke New York di Amerika Serikat akan menelan biaya sekira US$26.000 atau Rp364 juta. Anda akan menikmati penerbangan 14 jam dengan pesawat Boeing 777-300ER yang fantastis.
Dengan biaya itu, penumpang kelas satu akan menikmati fasilitas area kabin yang luas. Anda juga akan mendapatkan layanan lainnya, seperti tempat tidur berukuran besar, televisi layar datar, dan pilihan makanan serta minuman anggur internasional selama penerbangan.
Emirates Airlines
Emirates Airlines telah mendapatkan berbagai penghargaan internasional. Maskapai ini terbesar di Timur Tengah dan berpusat di Bandara Internasional Dubai, Uni Emirat Arab. Anak perusahaan The Emirates Group ini memberikan fasilitas dan layanan untuk menjamin kenyamanan dan keselamatan penumpang dengan harga yang cukup mahal.
Jika Anda berencana terbang dari New York di Amerika Serikat ke Dubai, bersiaplah membayar US$28.000 atau sekitar Rp392 juta untuk perjalanan pulang-pergi. Kabin kelas satu pada maskapai ini memberikan lebih banyak privasi sehingga Anda tidak akan terganggu. Terdapat tempat tidur, shower spa dalam pesawat, santapan mewah kapan saja, dan bar. Akomodasi mewah ini tersedia di penerbangan A380 dan Boeing 777.