RS Penuh Penderita Covid-19, Bagaimana Nasib Penderita Autoimun?

Wilda Fajriah, Jurnalis
Rabu 13 Januari 2021 19:44 WIB
Ilustrasi. (Foto: Freepik)
Share :

PANDEMI Covid-19 memang membuat banyak rumah sakit penuh. Akibatnya, banyak orang yang memiliki penyakit lain tidak bisa mendapat perawatan di rumah sakit.

Salah satu penyakit yang membutuhkan pengawasan rutin dari dokter adalah autoimun. Autoimun atau autoimunitas adalah suatu kondisi dimana sistem imun mengenali sel atau jaringan tubuh sendiri, sehingga membentuk antibodi terhadap sel atau jaringan tersebut.

Hingga saat ini, sudah dikenal lebih dari 100 jenis penyakit autoimun. Penyakit autoimun pun dapat mempengaruhi 1 organ saja atau sistemik, maupun menyeluruh.

Adapun penyakit autoimun yang umumnya hanya menyerang 1 organ tertentu yaitu tiroiditis, hashimoto, myastenia, gravis, dan DM tipe 1. Sedangkan contoh penyakit autoimun sistemik adalah lupus, skleroderma, dan sindroma sjorgen.

Akan tetapi, di masa pandemi ini masyarakat cenderung menghindari langkah untuk melakukan pengobatan di rumah sakit. Beberapa dokter pun menyarankan demikian tergantung pada tingkat urgensi pasien.

Namun, penyakit autoimun juga tidak bisa dianggap remeh. Sehingga tetap dibutuhkan perawatan walaupun Indonesia tengah dilanda pandemi Covid-19.

Menanggapi hal tersebut, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Suryo Anggoro pun memberikan pencerahan mengenai bagaimana pasien autoimun bisa menjalani pengobatan di masa pandemi Covid-19 ini.

Ia menyarankan, bila penderita tidak memiliki keluhan mengenai autoimunnya serta tidak ada kontak erat dengan pasien yang terjangkit Covid-19, disarankan untuk melanjutkan konsumsi obat sesuai dengan anjuran dokter masing-masing.

"Bila tidak ada keluhan dan tidak ada kontak erat, semua obat dilanjutkan sesuai anjuran dokter," katanya melalui webinar Penyakit Autoimun dan Covid-19.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya