SEORANG remaja asal Melbourne dilarang terbang menggunakan tiga maskapai penerbangan terbesar di Australia usai bercanda akan melakukan serangan teror di media sosial.
Melansir Daily Mail, Minggu (27/12/2020), perempuan 19 tahun itu memposting lelucon serangan teror di platform berbagi video TikTok saat berada dalam penerbangan dari Melbourne ke Queensland, Minggu lalu.
Baca juga: Kisah Pramugari Cantik Jadi Penjual Alpukat demi Keluarga
Video yang diunggah remaja tersebut ditonton banyak orang. Orang-orang kemudian melaporkan kejadian itu ke Hotline Keamanan Nasional. Polisi Federal Australia langsung merespons laporan dan berkoordinasi dengan polisi di Victoria dan Queensland.
AFP melaporkan bahwa remaja tersebut telah dilarang terbang menggunakan maskapai penerbangan Qantas, Virgin Australia, dan Jetstar.
Baca juga: Tahun Baru 2021, Ridwan Kamil Larang Warga Jabar Lakukan 3 Hal Ini
Seorang juru bicara mengatakan kepada Daily Mail Australia, tidak ada dakwaan dan penyelidikan yang diajukan polisi atas insiden tersebut. Kasus ini telah diselesaikan.
Baca juga: Kisah Pria Bantu Penumpang Bergejala Covid-19 di Pesawat, Rela Beri Napas Buatan
Ia tidak mengklarifikasi bahwa Bandara Queensland yang menjadi tujuan remaja tersebut.