dr. Nisa Fathoni juga menekankan agar segera melakukan USG pertama secepatnya atau ketika sang ibu telah mendapat testpack positif. Beliau juga menyarankan agar melakukan USG minimal 4 kali sepanjang kehamilan. 1 kali dilakukan saat trimester pertama, 1 kali saat trimester kedua, dan 2 kali saat trimester ketiga.
Namun, beberapa rekomendasi menyebutkan akan lebih baik jika USG dilakukan satu kali dalam sebulan hingga usia kehamilan mencapai 32 minggu, lalu dua kali dalam sebulan saat kehamilan berusia 32 minggu sampai 36 minggu, dan satu kali dalam satu minggu saat usia kehamilan 36 minggu sampai mendekati proses persalinan.
dr. Nisa juga menegaskan bahwa USG tidak menyebabkan kecacatan pada bayi, justru dengan USG kita dapat mengetahui keadaan dan perkembangan sang calon bayi. Dengan mengetahui perkembangannya, dokter akan mengantisipasi terjadinya efek buruk untuk sang ibu maupun keadaan sang bayi. USG juga tidak menggunakan gelombang radiasi yang berbahaya, melainkan menggunakan gelombang suara.
Kita dapat mengambil pelajaran dari video yang viral tersebut. Periksakan secara rutin kehamilan ke dokter atau ahli kandungan agar kita tahu tumbuh kembang sang calon bayi. Selalu turuti saran atau rekomendasi dokter untuk kesehatan sang ibu dan bayi. Makanlah makanan yang bergizi dan konsultasikan ke dokter apa saja yang boleh atau yang tidak boleh dikonsumsi.
(Helmi Ade Saputra)