ANEMIA atau kurang darah masih menjadi salah satu penyakit yang banyak diderita di Indonesia, salah satunya dialami ibu hamil. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, jumlah ibu hamil mengalami anemia sebesar 37,1 persen. Lalu pada 2018 jumlahnya makin banyak hingga mencapai 48,9 persen.
Spesialis Gizi dan Ketua Departemen Ilmu Gizi FK UI dr Nurul Ratna Mutu Manikam MGizi SpGK mengatakan sebesar 50 sampai 60 persen anemia disebabkan defisiensi besi. Bahkan sebagian besar masyarakat tidak mengetahui bahwa dirinya mengalami anemia.
Baca juga: Hati-Hati, Mayoritas Penderita Anemia Ibu Hamil Usia Muda
Dalam webinar bertajuk 'Kekurangan Zat Besi Sebagai Isu Kesehatan Nasional di Indonesia dan Dampaknya Terhadap Kemajuan Anak Generasi Maju', Kamis 17 Desember 2020, dr Nurul membagikan cara mengidentifikasi anemia, yaitu: