Nikmatnya Kerupuk Ikan Belida, Laris Sampai ke Mesir Lho

Ersa Ambarita, Jurnalis
Jum'at 04 Desember 2020 08:04 WIB
Kerupuk ikan belida khas Kalimantan (Foto: Ist)
Share :

BERMATA pencaharian di sektor perikanan telah melahirkan kreativitas bagi ibu PKK di Desa Muara Muntai Ilir, Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Dengan dorongan ingin mengisi kegiatan di masa pandemi dan menambah pendapatan rumah tangga, desa ini mengadakan pelatihan produktif mengolah berbagai produk makanan. Seperti kerupuk pisang, kerupuk ikan, dan amplang ikan.

Pembukaan pelatihan tersebut rupanya membuat sebagian ibu PKK berinisiatif mengembangan produk sendiri dan ingin memasarkannya secara langsung.

Baca juga: 5 Spot Angkringan di Yogyakarta Ini Dijamin Bikin Kangen

Kesepakatan menggunakan bahan dasar ikan belida hingga mengolahnya menjadi kerupuk ikan belida membuahkan hasil yang manis.

Kerupuk Belida sudah terjual ke berbagai kota, di antaranya, Melak, Kota Bangun, Samarinda, Pulau Jawa, bahkan hingga ke Mesir.

“Kebetulan anak Muara Muntai banyak yang kuliah di Mesir. Ya, mereka bawa sekalian jual di situ. Dan cocok di lidah mereka,” kata Herlina, Ketua PKK Muara Muntai, melansir video channel YouTube iNews Kaltim, Jumat (4/12/2020).

Dalam pembuatannya, ikan belida atau ikan pipih akan dicampur dengan pewarna makanan, tepung tapioka, telur ayam, dan bumbu tambahan lainnya. Semua bahan akan dicampurkan dan dibentuk seperti tabung.

Adonan tabung tersebut akan dilapisi oleh plastik dan direbus satu sampai dua jam. Hasil rebusan adonan dijemur selama dua hari untuk membuat kerupuk tidak berjamur.

Menariknya, hasil rebusan tersebut akan dimasukkan ke dalam lemari pendingin atau kulkas selama 12 jam. Semua rangkain proses ini adalah bagian untuk menciptakan kelezatan pada kerupuk ikan belida.

Uniknya lagi, pembuatan kerupuk ikan belida dibuat dengan mesin pemotong buatan sendiri dan dimasukkan ke dalam kemasan pilihan yang rapi.

Hingga kini kerupuk ikan belida masih dipasarkan secara online dan dibanderol dengan harga Rp30 ribu per bungkusnya.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya