Lansia dapat memperoleh manfaat dari pelatihan fleksibilitas, yang mempertahankan berbagai gerakan bahkan pada sendi rusak. Selain berdampak pada tulang yang memengaruhi mobilitas, penuaan juga dapat berakibat pada fungsi organ tubuh.
Dr. Rimbawan menjelaskan, sistem kardiovaskular mengalami perubahan karena perubahan pada otot dan arteri jantung yang menurunkan kapasitas aerobik, curah jantung, dan detak jantung maksimum.
“Penting bagi orang dewasa untuk menghindari lemak berbahaya dalam makanan dan melakukan pola latihan aerobik secara teratur, untuk meminimalkan perubahan dalam sistem kardiovaskular. Selain itu, sistem penurunan fungsi pernapasan karena pengerasan jaringan paru-paru. Tindakan pencegahan yang paling penting adalah menghindari atau berhenti merokok sejak dini,” pungkasnya.
(Kemas Irawan Nurrachman)