TREN street style yang berkiblat pada gaya fashion Jepang, Korea Selatan dan Amerika Serikat memang tengah menjadi tren saat ini. Street style yang semula identik dengan anak muda, berubah menjadi tren busana yang dapat dipakai siapapun.
Street style ini identik dengan dengan hoodie, pinroll denim, bucket hat dan tucked socks. Bahkan, pieces bergaya street style menghiasi jalanan berbagai kota besar dunia maupun panggung runway berkelas.
Biasanya gaya street style dipakai anak muda berusia 20-an. Tapi, bukan berarti mereka yang berusia 30-an ke atas tidak cocok untuk memakainya. Kesan chic dan ready-to-wear lebih menonjol pada pecinta gaya ini di usia 30-an ke atas.
Kuncinya? Padu-padankan satu pieces kasual dan formal di dalam sebuah gaya! Berikut padu-padan dan tampilan gaya street style yang dapat diaplikasikan pada pecinta fashion berusia dewasa, seperti dilansir dari Highend.
Formal and Casual Mixup
Di usia 30-an, banyak pecinta fashion yang mulai mengoleksi basic clothing items seperti classic jeans dan little black dress. Padukan busana klasik seperti maxi ruffled skirt berbahan beludru dengan jaket parka beraksen pop culture. Dengan penambahan classic pieces berbahan premium, kesan mature dapat terlihat dari gaya busana kasual Anda.
Suits To The Rescue
Berbicara soal classic pieces, blazer dan suits membuat penampilan kasual Anda tampak formal secara instan. Tambahkan plaid blazer di atas fringed dress dan percantik dengan knee high boots berbahan kulit dan statement belt untuk kesan street style. Pastikan blazer anda lumayan panjang untuk mengimbangi panjang dress dan boots.
All About That Brands
Branded pieces dapat membuat gaya street style Anda lebih dewasa. Selain terkenal dengan harganya yang selangit, umumnya barang branded memang dirancang khusus bagi pecinta fashion berusia 30 ke atas. Hindari pemakaian dua branded statement pieces secara bersamaan untuk menghindari kesan tacky.