Multiple Gestation
Dalam rahim ibu terdapat bayi kembar dan rahim ibu tidak bisa menampung, sehingga terjadi persalinan secara prematur.
Poly Hydramnios/ Fetal Malformation
Air ketuban terlalu banyak juga bisa menyebabkan bayi lahir secara prematur.
Uterine Abormalities
Rahim yang bentuknya tidak normal, memiliki bentuk rahim yang tidak normal juga bisa memicu kelahiran secara prematur. Terdapat beberapa perempuan yang mempunyai kelainan dalam bentuk rahimnya, tapi memberikan hasil yang sama, yaitu bayi memiliki ruang yang lebih sempit untuk tumbuh dibandingkan dengan bentuk rahim yang normal.
WHO menyatakan setiap dua detik, di dunia ini lahir bayi dengan berat badan rendah (low birth weight). Bahkan, setiap 31 detiknya seorang bayi prematur meninggal di dunia. Di Indonesia, kelahiran bayi dengan berat badan rendah mencapai 400.000 jiwa per tahun, dan 30-40 persen dari bayi meninggal karena prematur.
Tidak semua kelahiran prematur dapat dicegah, namun dapat dihindari dengan cara merawat kehamilan dengan baik. Untuk menghindari kelahiran prematur, ibu hamil sangat dianjurkan untuk menghindari asap rokok, polusi udara, serta meningkatkan asupan vitamin dan gizi. Ayo selamatkan bayi Anda dari risiko kelahiran secara prematur sekarang juga!
(Martin Bagya Kertiyasa)