“Daging ayam kampung dan broiler kandungan nutrisinya relatif sama. Cuman kadar lemaknya lebih sedikit ayam kampung ketimbang ayam broiler. Selain itu ayam kampung tekstur dagingnya lebih keras sehingga cocok untuk dimasak lama, jadi dagingnya tidak mudah hancur,” ucap drh. Denny, dalam diskusi virtual Japfa ‘Daging Ayam Sebagai Sumber Protein Hewani: Fakta dan dan Hoaks’, Rabu (4/11/2020).
Di saat bersamaan drh. Denny juga menyebut bahwa seseorang diperbolehkan untuk mengonsumsi sebanyak 200-300 gram daging ayam per hari tergantung dengan berat badan seseorang. Ia pun menjelaskan sedikit tips bagaimana membuat daging ayam bisa aman dikonsumsi dan terbebas dari kuman penyakit yang ada di dalamnya.
Baca juga: Pilpres Amerika, Melania Trump Pakai Dress Rp66 Juta saat 'Nyoblos'
“Kalau ingin bunuh kuman yang ada pada daging ayam, cukup panaskan di suhu 70 derajat selama lima menit. Cara ini sudah banyak sekali dalam membunuh kuman. Kecuali ada bahan kimia yang tidak terurai, maka lebih baik beli daging ayam dari unit usaha Nomor Kontrol Veteriner (NKV),” tuntasnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)