Kesepian Tak Selalu Gangguan Mental, Ini Kata Psikolog

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Senin 02 November 2020 13:03 WIB
Pria kesepian (Foto: Snappy Goat)
Share :

Lantas, apa yang bisa membedakan kesepian itu dinilai negatif dan sebaliknya?

Pertama, kata Ari, apakah saat Anda merasa kesepian, Anda merasa nyaman atau tidak. Jadi, sepi itu dimaknai dengan perasaan enggak nyaman.

"Nah, ketika Anda sendiri, benar-benar enggak ada orang, terus Anda merasa enggak nyaman, itu ada yang Anda hindari, itu indikasi kesepian yang bermasalah," papar Ari.

Dilihat dalam kacamata klinis, kondisi tersebut bisa dikenali dengan misalnya Anda kehilangan minat pada hal yang Anda sukai. Misalnya, Anda pencinta drama Korea.

Jika biasanya Anda usai nonton ada perasaan puas, lega, atau bahagia, nah ketika Anda depresi, perasaan menyenangkan itu hilang.

Tergantikan dengan biasa saja atau malah membosankan, bahkan tidak membuat Anda bahagia sama sekali. "Ini salah satu ciri depresi," tegasnya.

Lalu, apakah saat Anda merasa kesepian, mood depresif sentimentil itu muncul. Jika berlangsung terus menerus dalam dua minggu, itu juga bisa dikaitkan dengan gejala depresi.

"Namun, yang harus saya tegaskan di sini, diagnosis sendiri atau self diagnose itu tidak diperbolehkan. Dalam mendiagnosis kesehatan mental, yang berhak melakukannya itu psikolog dan psikiater, jadi tidak sembarangan juga melabelkan kondisi," papar Ari.

Sementara itu, bagaimana dengan kesepian yang menyenangkan?

Itu dapat dikenali jika Anda merasa sendiri tanpa orang lain dan Anda merasa aman dan nyaman. Ini tidak dianggap masalah. Apalagi ketika orang disekitar Anda pun merasa tidak ada yang berubah saat Anda merasa kesepian.

Tapi, ada catatan lagi, sambung Ari, kadang orang bilang dia baik-baik saja, padahal aslinya dia sedang menghindari sesuatu. Kalau sudah begini perlu dilakukan analisis lebih lanjut.

"Intinya, ya, kalau memang Anda nyaman dan merasa nikmat di saat kesepian, ya, itu bukan masalah. Terlebih ketika dalam situasi kesepian itu Anda malah melakukan introspeksi atau memberbaiki diri dalam upaya menjadi manusia bertumbuh," papar Ari.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya