Bali Dongkrak Roda Pariwisata di New Normal

, Jurnalis
Selasa 27 Oktober 2020 23:03 WIB
Turis ke Bali. (Foto: Kemenparekraf)
Share :

PANDEMI Covid 19 mengguncang industri wisata Bali. Namun perlahan-lahan wisata Bali hidup lagi di masa new normal.

Akibatnya, kondisi tersebut juga membuat ekonomi Bali lumpuh. Tanpa dukungan pariwisata, perputaran uang dan roda ekonomi seperti mati suri. Di masa new normal, masyarakat Bali mulai kehilangan pendapatan dan membuat sejumlah toko yang ada akhirnya bangkrut dan tutup.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata Pemerintah Provinsi Bali, I Putu Astawa. Dia memaparkan pada 2019, pihaknya mencatat dari sekitar 10 juta wisatawan yang datang ke Bali, 63% atau 6,3 juta wisatawan asing datang ke Bali.

Dengan jumlah itu, Bali mampu meraup pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 116 triliun per tahun. Tertinggi dibandingkan 33 provinsi lainnya di Indonesia.

“Tapi sejak pandemi datang, kami kesulitan menyetorkan duit negara. Buat dapat Rp10 triliun saja kami kesulitan,” kata Putu disela sela pembukaan ICTM di Ballroom Nusantara, Hotel Westin, Nusa Dua, Bali, Kamis (15/10/2020).

Putu lantas menyebutkan, dalam rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Nasional menyebutkan posisi Bali kini berbalik. Provinsi yang sebagai menyumbang PAD tertinggi bagi negara di beberapa tahun sebelumnya, kini di tahun 2020 menjadi posisi terbuncit dengan raihan minus 10.

“Minus 10 menandakan kami tidak memiliki pemasukan sama sekali. Bahkan kami malah terus mengambil kas negara,” ucapnya.

Meski mengalami keterpurukan saat ini, namun Pemerintah Provinsi Bali bukan tanpa upaya. Beragam program terus dilakukan dan berkolaborasi sejumlah pihak, membuat penerbangan murah, diskon hotel, hingga bekerja sama dengan instansi untuk mendatangkan wisatawan secara gratis

“Tapi itu belum cukup, supir, tour guide, hingga pedagang tetap kesulitan dan tak mendapatkan penghasilan,” katanya.

Karenanya, dengan program Indonesia Corporate Travel and Mice (ICTM), Putu mengharapkan kolaborasi antara seller dan buyer yang terdiri dari maskapai, hotel, hingga jasa travel wisata, termasuk MNC Group akan kembali menghidupkan wisata Bali. Ekonomi masyarakat akan kembali berputar seiring masuknya pundi pundi penghasilan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya