KEPALA Sudin Parekraf Kepulauan Seribu Dinas Parekraf DKI Jakarta, Puji Astuti, mengatakan bahwa Kepulauan Seribu siap menerima kembali kunjungan wisatawan.
Hal ini seiring dengan dicabutnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Kepulauan Seribu pun resmi beroperasi lagi sejak Senin 12 Oktober 2020 kemarin. Kendati demikian, ada beberapa hal penting yang harus diketahui wisatawan sebelum menyambangi destinasi tersebut.
Salah satunya terkait dengan pengurangan kuota wisatawan guna memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.
Baca juga: Suguhan Wisata Alam Monosan di Sulteng, Paket Lengkap untuk Liburan
"Kuota wisatawan saat ini hanya 25 persen. Waktu masa transisi awal kan 50 persen dari kapasitas maksimal," kata Puji Astuti saat dikonfirmasi, Rabu (14/10/2020).
Selain berkurangnya kuota wisatawan, Puji memastikan pihaknya akan memperketat penerapan protokol kesehatan di seluruh area wisata Kepulauan Seribu. Termasuk di area keberangkatan dan kedatangan (dermaga).
Wisatawan wajib pakai masker, cuci tangan, jaga jarak sosial, serta dicek suhu tubuhnya. Pengetatan protokol kesehatan ini, kata Puji dilakukan di seluruh dermaga dan kapal milik pemerintah maupun swasta.