PMERINTAH Indonesia telah mengeluarkan stimulus dalam jumlah besar guna menangani pandemi Covid-19. Total alokasi dana yang dianggarkan untuk tahun ini dilaporkan mencapai Rp695 triliun.
Dana tersebut akan digunakan untuk penyediaan fasilitas kesehatan, bantuan sosial, dan berbagai kebijakan relaksasi, termasuk menstimulus sektor pariwisata yang sangat terdampak oleh pandemi Covid-19.
Terkait hal ini, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan bahwa jumlah stimulus tahun depan kemungkinan besar akan terjadi penurunan.
Baca Juga: Belanja Pariwisata Harus Dioptimalkan agar Ekonomi Nasional Pulih
"Jadi ini stimulus kita tahun ini Rp695 triliun. Mungkin tahun depan turun jadi Rp500 triliun. Tapi dari dana itu bisa kita gunakan beberapa ratus triliun untuk kegiatan dan program yang lebih produktif seperti pengelolaan food estaste hingga sektor pariwisata. Sehingga bisa memberikan dampak positif yakni, penambahan lapangan kerja dan pemasukkan negara," ujarnya saat ditemui di sela-sela Rapat Koordinasi Pimpinan Komite Penanganan Covid-19, di kawasan Lagoi, Bintan, Kepulauan Riau, Jumat (25/9/2020).
Untuk sektor pariwisata sendiri, lanjut Menko Luhut, pemerintah masih tetap fokus menggaet wisatawan domestik, serta mendorong pembangunan destinasi-destinasi wisata lokal. Kebijakan ini setidaknya akan berlangsung hingga akhir tahun ini.