KONSUMSI suplemen memang penting bagi masyarakat untuk menjaga daya tahan tubuh. Sistem imun atau kekebalan tubuh akan selalu bekerja 24 jam 7 hari tanpa henti, dalam menghadapi tantangan setiap saat.
Oleh karenanya diperlukan proteksi, salah satunya dari vitamin C. Sayangnya, saat terpapar polusi dan ruangan yang bersuhu tinggi, vitamin C cenderung keluar dari tubuh.
Dokter Suci Sutinah Diah Suksmasari mengatakan, suplemen lebih baik dikonsumsi pada saat makan. Mengapa demikian? alasannya pertama, untuk menghindari rasa tidak nyaman di perut. "Kedua, vitamin dan mineral akan lebih mudah terserap tubuh bila nebeng dengan makanan lain,” jelasnya.
Selain itu, dia tidak menyarankan mengonsumsi suplemen yang mengandung vitamin C dosis tinggi di malam hari atau sebelum tidur. Sebab pada beberapa orang, vitamin C membuatnya merasa segar sehingga akan kesulitan untuk tidur.
“Efeknya tidak seperti kopi yang kalau diminum saat tubuh lelah membuat tidak bisa tidur. Kalau suplemen vitamin C, seperti habis disetrum jadi segar,” jelas Dr Tina.
Memang, di tengah Pandemi Covid-19, kita dituntut untuk hidup sehat. Jika tubuh lebih rentan terhadap penyakit, sebab risiko untuk terpapar virus menjadi lebih tinggi.
"Berada di lingkungan dengan tingkat kebersihan yang tak menentu. Apalagi jika mereka menaiki moda transportasi umum yang biasanya ramai sehingga mudah tertular virus dan kuman," katanya.
"Virus dan kuman bisa dengan mudah terbang lalu menempel pada permukaan benda seperti pegangan dalam kereta dan bus, jok sepeda motor, atau helm ojek online,” tambah dia.
(Martin Bagya Kertiyasa)