Pria tua tersebut menjelaskan bahwa dia bukan penimbun sampah. Dia hanya tidak dapat menjual sisa-sisa sampah yang terkumpul akibat pandemi Covid-19.
"Saya tidak sengaja menimbun barang bekas, hanya saja saya tidak bisa menjualnya sekarang, jadi mereka semua dikumpulkan di rumah. Saya juga sudah tua dan saya tidak punya kekuatan untuk membersihkan," katanya.
Untuk bertahan hidup, pria tua tersebut memakan roti atau biskuit dengan kopi. Ia pun mengaku telah terbiasa tidur di antara hama seperti tikus dan kecoa.
Untungnya, dia menceritakan bahwa para relawan tidak hanya membersihkan tempatnya, mereka juga memberinya tempat tidur dan kasur baru.
"Saya akhirnya bisa tidur di tempat tidur. Saya tidak perlu tidur dengan tikus dan kecoa lagi,” ujarnya senang.
(Dyah Ratna Meta Novia)