Implan koklea tentunya memiliki risiko, tetapi risiko ini dapat diatasi dengan persiapan, peralatan, dan tim yang memadai. Setelah melakukan implan koklea, anak tidak serta-merta dapat langsung mendengar, perlu ada terapi lanjutan.
Baca juga: Kisah Survivor Kanker Serviks Parah Akhirnya Sembuh Total, Kuncinya Bahagia
Implan koklea ini hanyalah sebagai jendela pembuka, orang tua harus tetap merangsang kemampuan bahasa anak. Interaksi orang tua dan anak merupakan faktor penting dalam perkembangan bahasa.
“Orangtua yang bekerja sama menyelesaikan masalah anak dan aktif berkomunikasi dapat memengaruhi perkembangan IQ anak pascahabilitasi yang lebih tinggi," tutur dr Fikri.
(Dyah Ratna Meta Novia)