Chen sendiri kabarnya sudah melepaskan semua harapannya untuk dapat menemukan hewan peliharaannya dalam kondisi hidup. Tapi ketika ia kembali ke Cangbaotian pekan lalu, ia terkejut bukan main saat mendengar gonggongan anjing dari bawah rumahnya yang hancur.
Penduduk desa dengan cepat memanggil penduduk setempat lainnya untuk meminta bantuan. Mereka bersama-sama menghabiskan waktu selama 10 jam untuk menggali agar dapat menuju anjing hitam tersebut. Mereka menggali lubang untuk anjing malang tersebut, memberinya makan dan air sebelum bisa mengeluarkannya dari kotoran dan puing-puing reruntuhan.
Belum diketahui bagaimana anjing tersebut dapat bertahan hidup selama 37 hari atau sekira 880 jam di bawah reruntuhan rumah pemiliknya. Namun fenomena ini dianggap sebagai suatu keajaiban. Kabarnya berat badan hewan tersebut hanya tersisa lima kilogram saat berhasil diselamatkan.
Berat badannya turun dengan drastis, pasalnya sebelum kejadian terjadi, anjing ini memiliki bobot 30 kilogram. Untungnya meskipun anjing tersebut kurus dan tampak terguncang, ia masih dapat hidup hingga saat ini.
(Helmi Ade Saputra)