Budi menegaskan, karbol cukup efektif dalam membunuh kuman yang ada di dalam dahak pasien TBC. Hal itu pun sudah sesuai rekomendasi dokter yang merawatnya kala itu.
Penempatan wadah pembuangan dahak di dekat tempat tidur pasien menjadi penting juga karena itu meminimalisir pasien bolak-balik ke kamar mandi. Bahkan, dengan menempatkan dahak di satu wadah, memungkinkan tidak terjadinya pembuangan dahak secara sembarangan.
"Masyarakat perlu tahu, ketika dahak itu dibuang di depan rumah secara sembarangan misalnya. Itu dahak bisa terpapar matahari dan menjadi debu dan kalau sudah jadi debu, bisa terhirup anggota keluarga lainnya. Ini sangat bahaya," tambahnya.
Budi menambahkan, karena itu diperlukan sekali dukungan anggota keluarga agar pasien TBC tidak didiskriminasi juga di dalam rumah. Perlakukan mereka dengan baik dan yang terpenting jangan takut selama etika batuk dijaga, pakai masker, dan rutin mengonsumsi obat dari dokter.
(Dewi Kurniasari)