Masih hangat di telinga kasus Gilang Fetish Kain Jarik yang menghebohkan publik, kini muncul kasus 'aneh' lainnya yang tak kalah menyedot perhatian. Yakni dosen 'swinger', di mana kasus ini terjadi di Kota Pelajar Yogyakarta.
Kasus ini pertama kali mencuat setelah akun berinisial BA mengunggah video klarifikasi di akun Facebook-nya. Dalam keterangannya, ia mengaku telah menipu banyak mahasiswa dengan kedok penelitian tentang swinger atau pelaku 'tukar pasangan'.
"Karena sesungguhnya, saya sebenarnya lebih ingin berfantasi swinger secara virtual semata. Hal itu dikarenakan kata swinger sering menghantui saya di setiap waktu dan tempat, " ucap BA dalam rekaman video yang diunggah oleh akun Twitter Bandit Merah Putih @EnggalPMT.
Enteng bgt lu ngomong minta maaf atas kelakuan bejat lu supaya ga kena gugatan hukum ðð½ pic.twitter.com/FkRh2GBk91
— Bandit Merah Putih (@EnggalPMT) August 2, 2020
Selain berfantasi swinger secara virtual, dia juga mengaku pernah melakukan pelecehan secara fisik. "Oleh sebab itu, secara khusus saya meminta maaf kepada seluruh korban, baik dari kampus UGM Bulaksumur, maupun yang lain, yang pernah menjadi korban pelecehan saya, baik secara fisik, tulisan maupun verbal sehingga menimbulkan banyak trauma," sambung dia.
BA mengungkapkan, selama ini istrinya tidak mengetahui perbuatan tersebut. Dia berencana menceritakan perbuatannya itu kepada sang istri dan meminta mendampinginya melakukan terapi secara intensif ke psikolog maupun psikiater agar terbebas dari penyimpangan dan kelainan tersebut.