Rara menambahkan, kesannya disini dia kurang mengerti dengan kondisi sang pacar. Padahal, dia ngotot ingin bertemu karena komunikasi melalui chat dan telepon pun tidak berjalan lancar.
"Ya gitu lah. Kalau aku chat dia malah merasa diganggu, padahal orang pacarankan butuh komunikasi. Giliran ajak ketemuan, dia merasa aku tidak mengerti dia dan keluarga dia. Dan dari situlah hubugnan kita retak, dan akhirnya kita putus," kata Rara.
Rara pun sangat ingin menjani hidup new normal dengan aman dan selamat dari Covid-19. "Seperti dulu kala, bisa berinteraksi dengan orang selayaknya. Jujur aja, kondisi ini bukan hanya merusak hubungan relasi, tetapi juga merusak sistem ekonomi kita," tandasnya