Kematian seekor gajah di Kerala, India beberapa waktu lalu karena memakan nanas berpeledak memicu protes keras dari seluruh negeri, bahkan luar negeri. Banyak aktivis satwa liar mengatakan, ini bukan yang pertama kalinya terjadi.
Seperti dilansir dari Hindustan Times, Senin (8/6/2020), Kerala merupakan rumah bagi banyak taman dan suaka margasatwa yang memiliki 5.706 ekor gajah menurut sensus yang dilakukan pada 2019. Negara bagian ini memiliki 720 gajah jumbo yang didomestikasi dan sebagian besar dimiliki oleh kuil.
Kuil Guruvayur Sree Krishna memiliki jumlah gajah jumbo tertinggi dengan 59 ekor. Sekadar informasi gajah dipuja di Kerala. Gajah adalah bagian integral dari semua festival dan pertemuan besar di negara bagian.
Ratusan gajah ambil bagian dalam festival tahunan ‘Thrissur Pooram’ festival budaya terbesar di Kerala bersama dengan ansambel pemain instrument perkusi.
Baca juga: Akibat Pandemi Corona, Ratusan Gajah Dipulangkan ke Habitatnya
Insiden kematian gajah makan nanas tersebut telah menghidupkan kembali perdebatan tentang konflik manusia dan hewan yang berkembang di negara bagian dengan cakupan 29,1 persen hutan. Pada 2018, sebanyak 24 orang dibunuh oleh gajah liar dan 12 orang tewas karena serangan harimau.
(Dyah Ratna Meta Novia)