Momen Langka Penampakan Paus Bungkuk di Sungai

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis
Selasa 02 Juni 2020 19:00 WIB
Paus bungkuk (Foto : Unilad)
Share :

Seekor paus bungkuk telah ditemukan di Sungai Montreal untuk pertama kalinya setelah berenang di Sungai St. Lawrence di Kanada. Menurut laporan, paus tersebut melakukan perjalanan menuju sungai dari air asin Tadoussac yang merupakan salah satu desa di Quebec. Letaknya di pertemuan sungai Saguenay dan Saint Lawrence.

Paus itu pertama kali diketahui berada di bawah Pont de Québec atau biasa dikenal Quebec Bridge, salah satu jembatan fenomenal di Kanada pada minggu lalu. Namun, pada pagi hari 30 Mei 2020, paus ini terlihat berada di dekat Jembatan Jacques Cartier di Montreal.

Penampakan paus ini adalah fenomena yang sangat menakjubkan. Pasalnya Montreal terletak begitu jauh ke pedalaman, yang membuat kehadiran paus menjadi tidak biasa. Koordinator Jaringan Darurat Mamalia Laut Quebec, Robert Michaud menggambarkan fenomena ini sebagai sesuatu yang tidak biasa.

"Ini adalah pertama kalinya kami melihat paus bungkuk melewati daerah Quebec,” terang Michaud, sebagaimana dilansir dari VT, Selasa (2/6/2020).

Michaud percaya bahwa rasa bingung dapat menyebabkan paus masuk ke daerah tersebut. Selain itu faktor lain seperti mengikuti kawanan ikan, bisa menjadi penyebab lain mengapa paus ini bisa sampai di Sungai Montreal.

“Kami tidak tahu mengapa hewan ini melakukan perjalanan tersebut. Ada beberapa hipotesis. Manusia, paus dan mamalia darat, kadang-kadang mereka adalah gelandangan yang pergi ke tempat-tempat yang tidak biasa. Perjalanan ini biasanya serangkaian kesalahan. Tapi yang pasti adalah bahwa paus itu bukan milik habitat ini,” lanjutnya.

Meskipun paus dapat hidup di air tawar pada daerah tersebut, tapi makanan dan air yang ada tidak akan memberikan lingkungan terbaik. Tingginya lalu lintas laut yang ada di daerah itu juga berpotensi membahayakan nyawa hewan tersebut.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya