Rusuh Demo George Floyd, Butik Mewah Tas Louis Vuitton Dijarah

Pradita Ananda, Jurnalis
Selasa 02 Juni 2020 18:00 WIB
Ilustrasi (Foto : Chicago Tribune)
Share :

Beberapa hari belakangan ini, banyak terjadi sejumlah demo terjadi di berbagai penjuru Amerika Serikat, sehubungan dengan kasus pembunuhan terhadap George Floyd oleh seorang petugas polisi yang bekerja di Minneapolis.

Situasi yang seharusnya bisa berjalan dengan damai dan kondusif ini, sayangnya pada akhirnya menjadi ricuh. Kericuhan ini kemudian dimanfaatkan oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab dan akhirnya membuat pihak yang sebetulnya tidak terkait menjadi rugi besar.

Dalam video amatir yang viral beredar di sosial media, terlihat para penjarah memaksa masuk ke butik rumah mode mewah, Louis Vuitton di Portland, Oregon. Agar bisa masuk ke butik mewah Louis Vuitton, bahkan etalase kaca hancur oleh para penjarah.

Tak lama kemudian, adegan yang terlihat setelahnya ialah para penjarah langsung memboyong berbagai barang mewah Louis Vuitton yang banyak dipajang di rak display butik.

Setelah ditelisik para netizen Twitter yang bermata jeli, terungkap model tas lengkap beserta harga dari tas-tas Louis Vuitton yang berhasil dijarah oleh para penjarah. Beberapa di antaranya, ternyata merupakan koleksi tas terbaru “it bags” yang baru dirilis oleh rumah mode asal Prancis tersebut.

Sebagaimana dikutip Worldofbuzz, Selasa (2/6/2020), pertama ada tas, “Milla Bag” yang dijual seharga USD5483, atau sekira Rp78,7juta. Kemudian “Cappucines” seharga USD5179 atau kurang lebih senilai Rp74,4juta per satu piece.

Tidak hanya itu, penjarah juga berhasil menyabet tas tote Louis Vuitton, “On The Go Tote” yang harganya USD3036 atau sekira Rp43,6juta. Koleksi tas terakhir yang berhasil diindetifikasi adalah “Pochette Metis in Empirente” yang harganya dibanderol USD2457 atau sekira Rp35,3juta.

(Helmi Ade Saputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya