Terkait new normal sendiri, Budiana mengaku tidak setuju dengan konsep tersebut. Dia mengatakan, seharusnya tidak istilah new normal dalam kehidupan manusia. "Saya kok sulit menerima yang namanya new normal, karena ini tidak normal. Jujur aku enggak bisa lihat ini sebagai new normal. Aku anggap ini cara kita berdamai dengan situasi, untuk bisa berjalan terus, dalam tanda kutip menyiasati. Normalnya manusia itu makhluk sosial, bisa gandengan bisa salaman,” kata Budiana.
“Menurut aku, kita hanya dipaksa untuk membuktikan, bahwa dunia sudah tidak berbatas. Contohnya bekerja bisa di mana saja, dari mana saja. Tapi, untuk itu perlu integritas tinggi, enggak semua orang terbiasa dengan hal itu. Apalagi bila fasilitas tidak mendukung," tutupnya.
(Dewi Kurniasari)