Sepasang lansia di Provinsi Henan, Tiongkok mengambil tindakan hukum terhadap putra mereka sendiri karena mengabaikan tugasnya untuk mendukung mereka secara finansial.
Mungkin di barat membalas budi dengan berbakti kepada orangtua yang sudah lansia tidak sepenting di timur. Namun berbeda dengan di China yang dianggap sangat penting dan bahkan dianggap sebagai pelanggaran hukum, jika anak tak berbakti kepada orangtuanya.
Sebenarnya tidak jarang orangtua menuntut anak-anak mereka karena mengabaikan hak-hak orangtua di usia tua. Kasus ini pun sudah jatuh putusan hakim yang mewajibkan sang anak untuk menafkahi kedua orangtuanya namun sang anak menolak perintah hakim.
Seperti dilansir dari Oddity Central, tuan dan nyonya Zhang, di Distrik Xiancheng, Provinsi Henan, awalnya menuntut anak mereka karena tidak menafkahi mereka pada tahun lalu. Setelah pertempuran singkat di pengadilan, pada 10 Mei 2019 putranya diperintahkan oleh pengadilan segera membayar tunjangan kepada ibu dan ayahnya setiap bulan. Namun pria tersebut tak peduli dengan perintah pengadilan.
Hampir satu tahun berlalu tuan dan nyonya Zhang tidak diberikan sepeserpun uang dari anak mereka, sehingga kedua orangtua yang patah hati itu memutuskan untuk melapor polisi untuk menegakan putusan hakim.
Pertama, seorang petugas polisi memanggil putra mereka dan menasihatinya untuk memenuhi kewajiban hukumnya kepada orangtuanya. Namun pria itu menolak untuk melakukannya.
Akhirnya para pekerja sosial lalu menyelidiki dan menemukan bahwa pria itu memiliki banyak uang di rekening banknya, tetapi menolak untuk menafkahi kedua orangtuanya.