Tim dokter membutuhkan waktu sekira 40 jam sebelum memutuskan melakukan terapi plasma darah kepada pasien COVID-19 yang masih anak-anak tersebut. Terapi plasma ini berasal dari pasien COVID-19 yang telah dinyatakan sembuh.
Kemudian, plasma darah mereka ditranfusikan kepada pasien COVID-19 yang masih sakit. Diharapkan, antibodi dari plasma darah pasien COVID-19 yang telah sembuh dapat membantu pasien sakit melawan virus corona.
Seorang analisis CHOP, Charles Deich juga optimis dengan kerja terapi plasma darah dari pasien COVID-19 yang telah sembuh untuk pasien COVID-19 yang masih sakit.
"Langkah ini dapat menyelamatkan orang yang kami cintai dan orang yang kami tidak kenal. Anda harus melakukan apa yang bisa dilakukan untuk membantu," tutur Deich.
(Helmi Ade Saputra)