Setelah dinyatakan sembuh COVID-19, Tom Hanks dan istrinya, Rita Wilson menyumbangkan darah mereka untuk penelitian pengembangan vaksin virus corona. Dirinya baru tahu bila pasien yang sudah sembuh COVID-19 bisa mempunyai antibodi untuk melawan virus corona.
Karenanya, Hanks menyumbangkan darahnya ke tempat pengembangan vaksin virus corona atau disebut Hank-ccine. "Kami tidak dimintai bantuan. Tapi kami sendiri yang berkata, apakah kalian inginkan darah kami? Bisakah kami memberikan plasma darah?'," tutur Hanks yang Okezone kutip dari Dailymail, Kamis (23/4/2020).
Sementara, Rita Wilson diberitahu oleh dokter, setelah sembuh dia dan suaminya memiliki kekebalan terhadap COVID-19. Darah mereka sedang diuji apakah benar-benar memiliki antibodi untuk membantu pengembangan vaksin corona dan terapi plasma darah.
"Kami menunggu hasil apakah darah kami memiliki antibodi yang dapat membantu mengembangkan vaksin. Kami juga berharap dapat menyumbangkan plasma darah untuk membantu orang lain yang masih sakit karena virus ini," ujar Rita Wilson.
Amerika Serikat sendiri baru-baru ini melaporkan pasien COVID-19 yang berhasil sembuh dengan terapi plasma. Children Hospital of Philadelphia (CHOP) baru-baru ini mengumumkan keberhasilan mereka menggunakan terapi plasma darah kepada pasien COVID-19 yang masih berusia anak-anak.
Tim dokter membutuhkan waktu sekira 40 jam sebelum memutuskan melakukan terapi plasma darah kepada pasien COVID-19 yang masih anak-anak tersebut. Terapi plasma ini berasal dari pasien COVID-19 yang telah dinyatakan sembuh.
Kemudian, plasma darah mereka ditranfusikan kepada pasien COVID-19 yang masih sakit. Diharapkan, antibodi dari plasma darah pasien COVID-19 yang telah sembuh dapat membantu pasien sakit melawan virus corona.
Seorang analisis CHOP, Charles Deich juga optimis dengan kerja terapi plasma darah dari pasien COVID-19 yang telah sembuh untuk pasien COVID-19 yang masih sakit.
"Langkah ini dapat menyelamatkan orang yang kami cintai dan orang yang kami tidak kenal. Anda harus melakukan apa yang bisa dilakukan untuk membantu," tutur Deich.
(Helmi Ade Saputra)